10 hal kecil ini bisa kamu lakukan untuk hentikan pemanasan global

feature-image

Play all audios:

Loading...

Pemanasan global merupakan masalah serius yang menghantui dunia selama 20 tahun terakhir.  Di Indonesia, salah satu indikasinya adalah Salju Abadi di Puncak Jaya yang terus mencair, dan


menurut penelitian BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika), melalui data model prakiraan suhu, tutupan es (gletser) di Puncak Jaya diperkirakan akan habis pada 2025 mendatang.


Pemanasan ini ditimbulkan oleh peningkatan signifikan kadar karbon dioksida/monoksida yang terjebak di atmosfer, dan melepaskan panas (efek rumah kaca atau _greenhouse effect_). Akibatnya,


suhu global naik ke level yang berbahaya bagi kehidupan. Efek ’rumah kaca’ ini membuat suhu permukaan bumi naik dengan cepat, mencairkan gletser, meningkatkan level permukaan air laut,


menimbulkan perubahan pola iklim dan perubahan cuaca yang tak terduga. Lebih jauh, pemanasan global juga bertanggung jawab terhadap berbagai permasalahan pelik dunia, diantaranya: *


meningkatnya polusi udara dan alergi polutan udara, * meningkatnya penyakit menular dan infeksi, * penurunan produksi pangan karena hama dan penyakit, * kekeringan dan kelaparan, *


perpindahan populasi karena bencana alam, gagal panen, dan kekurangan air, * kehancuran infrastruktur kesehatan karena bencana alam, * meningkatnya konflik wilayah karena berebut sumber daya


alam, * dampak langsung suhu panas dan dingin yang ekstrim (_heatstroke, hyprothermia)_ Meskipun berbagai upaya untuk mengurangi laju pemanasan global tengah gencar dilakukan pemerintah di


berbagai negara maupun PBB, kamu secara pribadi bisa berperan juga lho! Bahkan, bila jutaan orang melakukan hal ini, dampak positifnya juga akan sangat besar. Lalu, apa saja cara mencegah


pemanasan global dengan hal-hal kecil? Berikut ini beberapa di antaranya! 1. GUNAKAN TRANSPORTASI UMUM ATAU BERBAGI TUMPANGAN pexels.com Jika ada teman kerja atau teman sekelas yang tinggal


di area yang sama denganmu, dapat menggunakan strategi _carpooling_ atau berbagi tumpangan mobil. Tentu saja, untuk membuat _carpooling_ efektif, kamu harus memiliki kesamaan arah, waktu dan


titik lokasi yang disepakati. Kamu hanya perlu bertanya jika mereka ingin menumpang dengan menentukan tarif yang disepakati. Ini tidak hanya akan mengurangi emisi karbon dioksida, tetapi


juga menghemat uangmu. Dari data yang ada, besar penghematan dengan menambah satu penumpang adalah sekitar 2-3 juta rupiah per tahun, jika  penumpang bertambah, maka akan lebih hemat lagi.


Uang itu bisa ditabung, untuk servis, ganti oli, biaya bensin, dan lainnya. Luar biasa bukan? Selain itu, kamu juga dapat memaksimalkan penggunaan transportasi umum alih-alih menggunakan


kendaraan pribadi. 2. JALAN KAKI ATAU GUNAKAN SEPEDA pexels.com/John-Mark Smith Batasi penggunaan mobil dan sepeda motor hanya untuk menempuh jarak yang jauh, untuk jarak dekat kamu bisa


berjalan kaki atau menggunakan sepeda. Hal ini akan membatasi peningkatan karbon dioksida dan karbon monoksida di atmosfer. Selain itu, melakukan servis kendaraan termasuk mengecek tekanan


ban secara berkala juga akan meningkatkan efisiensi bahan bakar, sehingga mengurangi emisi karbon. 3. MINIMALKAN PENGGUNAAN PERALATAN YANG MENGANDUNG CFC pexels.com/Bryan Schneider


Minimalkan penggunaan deodoran, _hairspray,_ semprotan nyamuk, dan lainnya yang mengandung CFC (_Chlorofluorocarbon_), CFC yang lepas di atmosfer akan berkontribusi terhadap penipisan ozon,


yang pada gilirannya menimbulkan efek paling merusak. CFC juga umum digunakan sebagai pendingin. Kamu bisa memilih menggunakan deodoran atau kulkas yang bebas CFC. Selain itu, pastikan kamu


mengganti _filter_ AC atau pemanas air untuk menghemat listrik. Jika peralatanmu sudah usang, gantilah dengan peralatan hemat energi yang lebih baru. 4. MATIKAN PERANGKAT ELEKTRONIK SAAT TAK


DIPAKAI pexels.com Matikan lampu, kipas, AC, komputer, TV, dan semua alat elektronik saat tidak digunakan. Menggunakan lampu LED adalah cara cerdas untuk meningkatkan efisiensi energi.


Apalagi harga lampu LED sekarang sudah terjangkau, pilihlah yang memiliki sensor cahaya sehingga bisa mati secara otomatis. Beberapa jenis perangkat elektronik, seperti TV dan komputer,


memiliki fitur _standby_ (mode siaga) yang cenderung kita gunakan. Asal tahu saja, mode _standby_ masih mengonsumsi sampai 40 persen dari energinya dalam waktu 20 jam. Karena itu, jika alat


tak dipakai, adalah penting untuk menggunakan tombol _on/off_, dibanding memilih mode _standby_. 5. GUNAKAN TAS KAIN UNTUK BELANJA Lanjutkan membaca artikel di bawah EDITOR’S PICKS


pexels.com/bruce mars Mari kita mengurangi jumlah sampah. Kamu bisa menggunakan tas kain yang bisa digunakan berkali-kali, bukan kantong kertas atau kantong plastik. Menggunakan kertas atau


plastik akan menambah limbah yang membutuhkan lebih banyak energi untuk mendaur ulangnya. Jika tidak dapat dihindari, setidaknya pastikan kamu menggunakan kantong plastik yang dapat didaur


ulang. _BACA JUGA: IDE UNIK PARA ILMUWAN INI BISA MENYELAMATKAN BUMI DARI PEMANASAN GLOBAL_ 6. BELI PRODUK LOKAL pexels.com Banyak produk di supermarket diimpor dari jarak yang sangat jauh,


yang membutuhkan banyak energi. Dalam kebanyakan kasus, tersedia juga produk lokas sejenis yang berkualitas dan mungkin lebih murah, maka pilihlah produk ini. Dengan cara ini akan menghemat


energi dan juga mendorong penggunaan produk lokal. 7. BELI SAYURAN SEGAR pexels.com Sebisa mungkin, belilah makanan segar dan organik, bukan makanan beku. Makanan beku membutuhkan energi 10


kali lebih banyak untuk diproduksi dan disimpan, sehingga turut menyumbang emisi karbon dioksida yang tinggi. Dengan demikian, hal ini membantu menghilangkan sejumlah besar karbon dioksida


dari atmosfer. 8. SUMBANGKAN ATAU JUAL BARANG BEKAS pexels.com/mali maeder Kamu dapat menyumbangkan atau menjual segala benda yang dapat didaur ulang, seperti: kaleng aluminium, koran,


plastik daur ulang, gelas, atau apa saja ke pusat daur ulang (bank sampah) di dekatmu. Hal ini berkontribusi untuk  mengurangi energi yang dibutuhkan untuk menciptakan produk baru.  Pastikan


kamu mengambil inisiatif untuk membantu lingkungan dan mendorong orang lain untuk melakukan hal yang sama. 9. MENGERINGKAN BAJU DENGAN MENJEMUR pexels.com/Daniel Spase Jika memungkinkan,


kamu dapat mengeringkan dengan menjemurnya, alih-alih menggunakan mesin pengering. Banyak yang tidak menyadari bahwa mesin pengering baju mengkonsumsi banyak energi listrik, bahkan bisa


mencapai sepertiga dari total penggunaan listrik serumah. 10. MENANAM SEBATANG POHON pexels.com Mari kita coba setidaknya menanam satu pohon setiap tahun, mungkin saat hari ulang tahun


adalah waktu yang tepat. Satu pohon dapat menyerap karbon dioksida dalam jumlah yang luar biasa semasa hidupnya. Kamu juga dapat memberikan tanaman atau pohon muda kepada teman atau


kerabatmu pada hari ulang tahunnya untuk meningkatkan kesadaran. Ini adalah beberapa cara mencegah pemanasan global mulai dari hal kecil yang dapat kita lakukan. Sudah saatnya kita menyadari


pentingnya mengatasi masalah sensitif ini dan mengambil langkah nyata untuk mengatasi masalah pemanasan global.  Bagi yang belum, mari kita coba lakuan hal-hal di atas sebisa kita, demi


bumi tercinta ! _BACA JUGA: DUH, PEMANASAN GLOBAL TELAH BERDAMPAK PADA PENINGKATAN LUAS GURUN SAHARA_ IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya


tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.